Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar merupakan bagian dari perjalanan panjang pendidikan tinggi Hindu di Bali. Kehadirannya tidak dapat dilepaskan dari dinamika perkembangan kelembagaan pendidikan tinggi Hindu yang terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta perubahan zaman.
Secara kelembagaan, perjalanan tersebut berawal dari peningkatan status Akademi Pendidikan Guru Agama Hindu Negeri (APGAHN) menjadi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Denpasar melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1999 tanggal 3 Maret 1999. Pada masa STAHN Denpasar, Jurusan Penerangan dan Hukum Agama menjadi salah satu bagian penting yang kemudian berkembang menjadi cikal bakal Fakultas Dharma Duta.
Tonggak penting berikutnya terjadi pada tahun 2004 ketika STAHN Denpasar berubah menjadi Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2004. Seiring dengan perubahan kelembagaan tersebut, Jurusan Penerangan dan Hukum Agama berkembang menjadi Fakultas Dharma Duta. Sejak saat itu, Fakultas Dharma Duta terus tumbuh dengan mengembangkan bidang keilmuan yang berakar pada kebutuhan masyarakat dan nilai-nilai Hindu.
Pada masa awal perkembangannya, Fakultas Dharma Duta menaungi bidang Hukum Hindu, Penerangan Agama Hindu, serta pendidikan vokasional di bidang pramuwisata dan agama Hindu. Perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja kemudian mendorong fakultas untuk melakukan pengembangan kurikulum dan penataan program pendidikan. Bidang Penerangan Agama Hindu diperkuat dengan kompetensi komunikasi, sementara Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu dikembangkan sebagai respons terhadap semakin pentingnya komunikasi dalam kehidupan sosial, budaya, keagamaan, dan perkembangan masyarakat.
Pada bidang pariwisata, pengalaman penyelenggaraan pendidikan Diploma III Pramuwisata Budaya dan Agama Hindu menjadi pijakan bagi pengembangan pendidikan pada jenjang sarjana. Program Studi Industri Perjalanan kemudian hadir dengan penguatan kompetensi di bidang pariwisata dan menjadi salah satu bidang unggulan dalam pengembangan keilmuan Fakultas Dharma Duta. Perkembangan tersebut memperlihatkan kemampuan fakultas dalam mentransformasikan pendidikan yang telah ada agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Perjalanan Fakultas Dharma Duta memasuki babak baru pada tahun 2020. IHDN Denpasar berubah menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2020. Dalam perubahan tersebut, Fakultas Dharma Duta tetap menjadi bagian dari struktur universitas dan melanjutkan perannya dalam menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Memasuki era transformasi digital dan perubahan lanskap dunia kerja, Fakultas Dharma Duta kembali memperluas cakupan keilmuannya. Program Studi Informatika mulai menerima mahasiswa pada tahun 2023 sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Perkembangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan hadirnya Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Sains Informasi pada tahun 2025, memperkuat posisi Fakultas Dharma Duta dalam merespons perkembangan teknologi, kreativitas, komunikasi, dan pengelolaan informasi.
Dengan perjalanan tersebut, Fakultas Dharma Duta kini berkembang menjadi ruang akademik yang mempertemukan berbagai bidang keilmuan, mulai dari hukum Hindu, penerangan agama, komunikasi, pariwisata, kewirausahaan, hingga teknologi informasi, desain komunikasi visual, dan sains informasi. Perkembangan tersebut bukan sekadar perluasan bidang pendidikan, melainkan bagian dari ikhtiar fakultas untuk menjaga relevansi pendidikan tinggi Hindu di tengah perubahan sosial, budaya, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Berlandaskan nilai-nilai Hindu, Tri Hita Karana, dan semangat dharma, Fakultas Dharma Duta berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, adaptif, dan berdaya guna. Sejarah panjang yang telah dilalui menjadi pijakan untuk melangkah ke masa depan—membangun insan akademik yang berpengetahuan, berkarakter, kreatif, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Dari akar Penerangan dan Hukum Agama, Fakultas Dharma Duta tumbuh menjadi ruang pembelajaran yang terus bergerak bersama perubahan zaman, tanpa meninggalkan nilai dharma sebagai landasan pengabdiannya.